Senin, 08 Agustus 2016

Untukmu, Lelaki Yang Tlah Menemukan Pengganti Diriku

Hari ini,
Malam ini,
Kudengar kabar yang begitu
Mengejutkan
Kutau kamu sudah mengkhitbah seorang perempuan
Yang sudah lebih dulu mengenalmu
Jauh lebih dulu mengenalmu
Ketimbang aku
Dan
Itu berita yang begitu menggetarkan

Jujur
Jujur diri ini
Masih belum sanggup melepasmu
Namun

Allah berkata lain
Kamu bukan untukku
Ya
Kamu bukan untukku
Dan
Semoga ini keputusan final mu
Dari semua gundah gulanamu
Memilih seorang pendamping

Yang aku tau sekarang
Bukan kamu tak ingin menikah
Kamu hanya tak menemukan
keyakinan itu dari dalam diriku
Ya
Aku salah
Slama ini tlah menjadi
Sekuntum bunga dipinggir jalan
Yang begitu mudah kau petik
dan
Kau raih semaumu

Ketika layu
Kau buang aku begitu saja
Aku lupa
Aku lupa kalau kamu saat itu
Sedang mendaki gunung tertinggi
Untuk memetik bunga
Yang indahnya tiada tara

Pesanku
Jangan kau sia sia kan dia
Bungamu yang baru
Jangan kau sakiti hatinya
Jangan kau biarkan dia terluka

Ingat
Ingat bagaimana kamu bisa meraih bunga itu
Ingat bagaimana kamu bisa dihantarkan oleh Allah menujunya
Jadilah imam yang baik
Untuk keluargamu kelak

Kamu
Yang selalu tampak begitu baik dihadapanku
Aku yakin
Kamu bisa menjadi lelaki baik
Imam yang terbaik
Untuk keluargamu nanti

Jangan lupa
Doakan aku
Agar aku juga dipertemukan
Dengan dia
Yang masih dirahasiakan olehNya

Doakan aku
Agar bunga yang layu
dan tlah kau buang ini
Bisa tumbuh
Dan
Menjadi bunga tercantik
Yang pernah ada

Agar aku bisa menjadi perhiasan terbaik untuk pemetikku
Agar aku bisa
Menjadi satu satunya
Perhiasan terindah untuknya

Entah siapa
Dan dimana
Aku betul betul tidak tahu
Namun aku harus tetap berusaha

Untuk kamu
Selamat menempuh hidup baru
Semoga bahagia selalu
Dan semoga pesan ini tersampaikan padamu